Sunnah Siwak Dan Manfaatnya
Rasulullah ï·º mengatakan: "Jika aku tidak takut memberatkan umatku,
niscaya aku akan memerintahkan mereka untuk menggunakan siwak (sebelum)
melakukan setiap sholat", Beliau ï·º juga bersabda, "Sholat dua rakaat dengan siwak lebih
baik daripada sholat tujuh puluh rakaat tanpa itu".
Jika siwak menjadi kering
disarankan untuk membasahinya. Nabi ï·º akan menyerahkan siwaknya kepada Sayyidah `Aisyah (yang
mengambil berkah dengan memakai siwak bekas nabi itu terlebih dahulu) lalu
membasahinya lagi dengan air sebelum menyerahkan kembali kepada Nabi.
Juga disarankan untuk
menggunakan siwak untuk wudhu, shalat, tawaf, membaca Al-Qur'an, membaca hadits
dan untuk mengingat Allah. Nabi ï·º berkata: "Bersihkanlah jalur zikir Allah dengan siwak
tersebut," yang berarti mulut dan lidah (beliau mengatakan bahwa mulut
dari orang yang suka berdzikir adalah taman tempat duduk para malaikat).
Hal ini juga dianjurkan untuk
menggunakannya untuk menyegarkan napas Anda, terutama setelah bangun tidur
dipagi hari. Nabi ï·º akan melakukan ini hanya untuk
mengajarkan umatnya, karena napasnya harum sedap ketika ia sedang tidur dan
terjaga. Ketika ia berbicara seolah-olah ada aroma gaharu yang berasal dari
mulut yang diberkati itu.
Sebuah sunnah yang banyak
diabaikan adalah menggunakan siwak ketika memasuki rumah Anda dan kemudian
memberikan salam, salam kepada para malaikat dan hamba saleh yang hadir di
dalam rumah. Juga adalah sunnah Ketika seseorang di tempat tidur menjelang
kematian mereka mereka harus diberi siwak tersebut. Karena Nabi ï·º juga meminta memakai siwak dalam saat terakhirnya.
Di antara banyak manfaat siwak
adalah : bahwa hal itu bisa mengingatkan orang pada syahadat menjelang sekarat
dan itu memudahkan keluarnya Ruh. Siwak mensucikan mulut dan menyenangkan
Allah, karena Nabi ï·º memberitahu kita. Hal ini meningkatkan
kecerdasan seseorang dan kefasihan berbicara, memperkuat gusi seseorang,
memperkuat penglihatan seseorang, membantu pencernaan, memberikan bantuan
menghilangkan sakit kepala dan sakit gigi.
Allahumma sholli 'ala sayyidina
Muhammad nabiyil umiyi wa'ala aalihi washohbihi wasallim
Leave a Comment